DUKUNGAN KEMENTERIAN DAN ORGANISASI
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Prov.Sumsel, Hj. Megaria, M.Si
PALEMBANG – Menggaet para investor ke Sumsel, maka Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel menggelar Investasi dan Infrastruktur Daerah Sumsel (Infrada) 2019.
Kegiatan akan digelar di PTC mall dan Novotell pada 6-9 Agustus mendatang. Diharapkan mampu menggaet investasi dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Provinsi Sumsel, Hj. Megaria, M.Si mengatakan. Even ini baru pertama kali digelar di Sumsel untuk mempromosikan potensi investasi di Sumsel. Dan mendukung program pemerintah pusat guna terciptanya iklim investasi yang baik.

Nantinya, kata dia, akan ada pameran dari perusahaan baik BUMN, BUMD dan perusahaan lainnya. Kemudian ada ada one one meeting. Selain, ada lomba memasak, lomba mewarnai dari tingkat paud dan TK dengan lebih kurang 500 peserta. ”

Pada Infrada, sambung dia, pihaknya akan mengundang investor baik dalam maupun luar negeri . Dan berkoordinasi dengan BKPM pusat agar terjalin komunikasi antara investor dan pemerintah dan perusahaan. Yang bergerak di Sumsel baik lokal BUMD hingga BUMN.

“Perusahaan (BUMN, BUMD) yang dapat menjajaki kerjasama dan membuka peluang kerja sama dengan investor,” katanya usai rapat persiapan Infrada di kantor DPMPTS kemarin siang.

Selain, kata dia, even ini peserta Infrada tidak hanya datang dari Provinsi Sumsel. Tapi dari berbagai dinas dari provinsi lain seperti Kabupaten Tegal, Temanggung, Gunung Kidul, Banggai, Batang, Banjarmasin, dan Kota Magelang. “Even ini skala nasional dan daerah lain. Justru di luar Sumatera yang tertarik untuk mengikuti infrada karena konsepnya berbeda dengan pameran sebelumnya,” katanya.

Dikatakan, even akan dihadiri oleh Bupati dan walikota di Sumsel. Mereka berkesempatan untuk mempromosikan daerah dan potensi yang dimiliki kepada para investor. “Akan ada one on one meeting antara pengusaha dan Pemda di Novotel. Disini kami harap Pemda menangkap peluang investasi,” jelasnya lagi.

Diakui peluang investasi di Sumsel sangat besar mulai dari sektor pertanian, pariwisata, perdagangan, pertambangan, perkebunan dan sektor lainnya. “Kami tidak memasang target berapa investasi yang akan masuk ke Sumsel. Yang jelas even ini dapat dimanfaatkan para pelaku usaha dan Pemda untuk menangkap investor serta Memorandum of understanding, ” ungkapnya.

Tidak hanya itu, masih kata dia, pada even akan hadir perwakilan Kuwait, Singapura, Australia dan negara lainnya. Bahkan untuk Australia akan melakukan pelatihan untuk meningkatkan dan membangun infrastruktur SDM lokal di Sumsel. “Ini sesuai dengan visi dan misi presiden untuk menciptakan SDM berdaya saing, ” ujar Mega.

Diakuinya, even ini akan menjadi agenda rutin provinsi Sumsel menggaet para investor. Disamping even ini pula akan diadopsi BKPM pusat menjadi Infranas regional pada 2020 dan jadi infranas 2021. “Mereka (BKPM) pusat sangat tertarik dengan even ini dan ikut serta dalam mendatangkan para investor, ” katanya.

Terkait realisasi target investasi, hingga triwulan I sudah terealisasi Rp 4 triliun “Nah, lewat even ini kami akan kejar target tersebut, ” tukasnya.

Dari PT Visi Sinergi Antarnusa , even organizer mengungkapkan, even ini untuk mnggaet para investor ke Sumsel. Maka DPMPTSP Prov Sumsel bersama dengan event organizer PT Visi Sinergi Antarnusa menggelar Infrada 2019.

“Kegiatan ini tidak menggunakan APBD dan semua ini terselenggara karena sinergi dan dukungan kemajuan daerah,” pungkasnya. (yun)

There are no events in the selected category

KLIPPING BERITA